Oleh : Ustadz Ardiansyah Ashri  Husein Lc,MA 

Duta Palestina Nasional KNRP 

 

KNRP Jabar-Analis : Saat kita memberi perhatian besar terhadap permasalahan Palestina serta berupaya mengedukasi masyarakat tentang kemuliaan bumi Palestina dan kewajiban muslim untuk membebaskannya dari penjajahan Zionis Israel hal ini tidak berarti kita menutup mata dari permasalahan yang menimpa negeri-negeri muslim yang lain. Artinya kajian kita tentang kepalestinaan tidak kalah penting dengan kajian tentang Irak, Suriah, Chechnya, Turkistan, Kasymir, Sudan, dan negeri-negeri muslim yang terjajah lainnya bahkan banyak yang belum kita ketahui nama-namanya.

Semua permasalahan yang menimpa dunia Islam pada hari ini sangat penting dan krusial yang memerlukan perhatian dan kontribusi kita. Dan di antara permasalahan-permasalahan tersebut, yang sangat genting dan mendesak adalah apa yang terjadi di Palestina. Permasalahan Palestina memerlukan tindakan cepat dan konkret. Karena masalah Palestina adalah Qadhiyyah Markaziyyah (permasalahan utama umat). Ia tidak hanya tentang penjajahan tanah Palestina dan pembantaian rakyatnya saja. Tetapi juga permasalahan kemulian agama serta simbol suci umat (terutama muslim) seluruh dunia yang dihinakan dan dinistakan. Dengan izin Allah, Terbebaskannya Palestina dari penjajahan Zionis Israel artinya kita telah menyelesaikan sebagian besar masalah yang menimpa dunia Islam pada hari ini.

Sebagai muslim kita menolak segala bentuk kezaliman dan penjajahan di manapun di dunia ini, baik itu menimpa muslim ataupun non muslim. Islam adalah agama damai dan membenci penjajahan dan peperangan. Sejarah Islam yang sudah berusia 1439 Tahun membuktikan bahwa agama ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian sebagai nilai luhur sejagat. Dan kita berduka terhadap apa yang menimpa umat Islam pada hari ini, mereka tidak hanya terjajah secara fisik tetapi juga terjajah secara mental dan pengetahuan. Bahkan beberapa di antaranya justru menjadi tersisih di negeri mereka sendiri karena penjajah yang banyak memanfaatkan dan menikmati kekayaan negerinya. Terlebih hal ini diperburuk dengan sikap sebagian pemimpin muslim yang ikut terjerat dengan tradisi penjajah yang hanya menikmati kekayaan dan keberlimpahan serta kehilangan empati.

Ust. Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A
Duta Palestina Nasional KNRP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>