Aktivis Muslimah Palestina Dilarang Masuk ke Masjid Al-Ibrahim oleh Israel

Setelah dilarang masuk ke masjid Al-Aqsha, Hanady Halawani juga dilarang masuk ke masjid Al-Ibrahimi di kota Khalil (Hebron). Ketika beliau mencoba masuk, tentara israel mencegahnya. Israel mencegah Hanady dengan dalih larangan baginya berbunyi untuk “Situs-situs Suci”. Dalih ini merupakan landasan hukum yang ambigu dan sewenang-wenang, mengingat upaya israel mengambilalih situs-situs suci umat Islam seperti Masjid Al-Aqsha dan Masjid Al-Ibrahimi.

Dalam video yang dibagikan di instagram pribadinya, Hanady mengatakan:

السَّلَامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
“Saat ini saya sedang berada di depan Masjid Al-Ibrahimi, Masjidnya Nabi Ibrahim, yang berada di Al-Khalil (Hebron), tepatnya di dekat Gerbang Check Point penjajah Israel. Pihak Israel mengatakan bahwa, saya masih berada dalam masa hukuman larangan berada dan mendekat ke semua situs-situs suci di Al-Quds. Sehingga larangan juga berlaku (bagi saya) untuk masuk dan mendirikan shalat di dalam Masjid Al-Ibrahimi.”

_
sumber: Hanady Halawani (instagram)

 

 

#info #kabar #freepalestine🇵🇸 #infopalestina #informasipalestina #kabarpalestina #fakta #faktapalestina #fact #facts #knrpjabar #smilepalestine #palestine #palestina #alquds #alaqsha #gazacity #gazastrip #westbank #ayohangatkanpalestina
#winteriscoming
#bersamalawancorona
#palestinalawancorona
#ayobantupengungsi
#pedulipalestina
#senyumuntukpalestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ada yang bisa dibantu?