RS Indonesia di Gaza Menampung Korban Aksi Jurit Malam

Hingga ahad malam kemarin, aksi jurit malam di Gaza Timur berlanjut. Warga Gaza satu suara menyuarakan penghentian blokade atas Jalur Gaza yang telah berlangsung selama 14 tahun. Aksi ini berkembang dari dua aksi pekan lalu. Yang pertama di Gaza Timur, aksi memprotes pembangunan pos calon pemukiman ilegal baru dan proyek yahudisasi situs-situs Islam di Palestina dan yang kedua di Khan Yunis yang menuntut penyudahan blokade Jalur Gaza.

Menurut laporan, para pemuda melaksanakan aksi jurit malam berkumpul di daerah Abu Safiya, Timur Jabalia. Berbeda dengan dua aksi damai yang sebelumnya mendapat serangan dari israel, kali ini aksi jurit malam dilaksanakan dengan membakar ban, melemparkan petasan, dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan Palestina. Aksi ini ditujukan untuk menakut-nakuti tentara dan pemukim ilegal di perbatasan.

Merespon aksi ini, israel juga menggunakan drone quad copter untuk menembakkan gas air mata. Kementrian Kesehatan Palestina merilis ada 18 korban luka-luka. Di antaranya terdapat seorang paramedik, sementara seorang lagi terluka akibat peluru tajam. Sebagian korban dilarikan ke RS Indonesia di Gaza.
_
Sumber: palinfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ada yang bisa dibantu?