Serangan Memalukan israel ke Jalur Gaza

Sabtu lalu (21/8), bertepatan dengan hari dibakarnya Masjid Al-Aqsha 52 tahun lalu, warga Gaza melaksanakan aksi di perbatasan wilayah penjajahan israel. Dalam kejadian tersebut seorang pemuda Palestina menembakkan pistolnya dari jarak dekat ke seorang sniper israel.

Peristiwa tersebut terjadi dengan sangat cepat. Segera setelah sniper Israel menarik laras senapannya keluar dari lubang di tembok perbatasan, sekelompok pemuda mencoba menarik senapan tersebut, lalu merusaknya, dengan memukulkan senapan tersebut dengan batu. Secara mengejutkan, seorang pemuda menembak sniper israel dari jarak nol, dengan pistol kecil, hingga terluka parah.

Gaung aksi ini terus bergema di media-media israel. Para pengamat dan koresponden militer Israel menyebut kejadian ini sebagai kejadian “memalukan.” Dalam aksi tersebut, sebanyak 41 warga Gaza terluka parah akibat peluru logam berlapis karet dan gas air mata, 10 di antaranya merupakan anak-anak. Seolah tidak puas sekaligus membayar rasa malu, israel segera meluncurkan rudal ke Jalur Gaza. Hingga kini belum diketahui apakah ada korban akibat serangan udara tersebut.
_
sumber: Palinfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ada yang bisa dibantu?