gaza darurat obat

Darurat Obat Mengancam Penderita Gagal Ginjal di Jalur Gaza

Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza memperingatkan terancamnya persediaan obat khusus untuk pasiaen transplantasi ginjal, terutama immunosupresan yang diprediksi akan habis dalam waktu kurang dari sebulan. Bahkan disebutkan bahwa persedian obat-obatan di Jalur Gaza belum disuplai lagi sejak awal tahun 2019 ini.

Sebagaimana dilansir Alray Media Agency pada hari Kamis (11/4), Direktur Farmasi Rumah Sakit di Gaza dr. Alaa Hillis menerangkan bahwa 333 pasien transplantasi ginjal dan 816 gagal ginjal sangat membutuhkan obat-obatan khusus tersebut. Khusus para pasien gagal ginjal, mereka membutuhkan 8.835 kali cuci darah setiap bulannya. Obat Erythropoietin yang dibutuhkan setiap kali cuci darah dikhawatirkan juga akan segera habis dan membuat pelaksanaan cucui darah terancam berhenti.

Sumber: Alray Media Agency

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>