Mantan menteri pertahanan Israel Avigdor Libermen mengatakan, Hamas melakukan tekanan besar terhadap Israel lewat pawai kepulangan akbar.

Surat kabar Yediot Ahronot mengutip pernyataan Libermen, saat mengisi seminar I institute politik anti terorisme, di Hetsilia, kami telah mentransfer uang dan bahan bakar secara terpaksa, dan kami keluar dari pertempuran seperti orang-orang yang dungu tanpa batas.

Libermen menegaskan, sampai 30 Maret kami belum pernah terpikir untuk mengirim uang dan bahan bakar kepada Hamas, dan mereka telah berhasil menekan kami, dan mendapatkan manfaat ekonomi, dan gelontoran uang ke Gaza, yang makin membuat Hamas terkenal, dan ini merupakan bencana bagi kami.

Libermen telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya pada pertengahan bulan lalu, dan partainya hengkang dari aliansi pemerintah, yang dilatari gempuran terhadap perlawanan Palestina dalam operasi penerobosan pasukan keamanan zionis di Gaza Timur, yang menyebabkan 6 pejuang Hamas gugur.

Sementara itu warga Palestina melanjutkan aksi pawai damai di perbatasan Gaza, menuntut pencabutan blokade Gaza, dan merealisir hak kembali ke wilayah tempat mereka terusir dahulum tahun 1948.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>