Fakta Masjid Al-Aqsha (Part 1)

Fakta Masjid Al-Aqsha

Masjid Al-Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam, Masjid kedua yang dibangun di muka bumi setelah Masjid Al-Haram, Masjid Ketiga yang dianjurkan untuk diziarahi.

Masjid Al-Aqsha terletak di dalam Baldah Qadimah (Kota Tua) Al-Quds di Palestina. Nama Masjid Al-Aqsha mencakup seluruh bagian di dalam kawasan tembok di pojok tenggara Kota Tua Al-Quds yang berbenteng. Luas Masjid Al-Aqsha adalah sekitar 14,4 hektar (144.000 M²,) yaitu 1/6 dari luas kota Al-Quds yang luasnya mencapai 871.000 M², termasuk Kubah Al-Shakhrah, Masjid Al-Qibli, serta sejumlah situs lainnya yang jumlahnya mencapai 200 situs. Masjid Al-Aqsha adalah kiblat pertama sebelum Ka’bah, Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wa sallam_ sholat menghadap ke Masjid Al-Aqsha selama 16 bulan sebelum kiblat ditukar ke Masjid Al-Haram, Mekkah.

Bentuk kawasan Masjid Al-Aqsha menyerupai bentuk Ka’bah, baik pola maupun sikunya. Di dalamnya terdapat 7 Masjid/Mushalla dan terdapat 15 pintu. 10 pintu terbuka di pagar utara dan barat, dan 5 pintu ditutup sejak masa Shalahudin Al-Ayyubi di pagar timur dan selatan. Selain itu, Masjid Al-Aqsha juga menonjol dengan 4 buah Menara dan 15 kubah yang dibangun di masa Umayyah, Ayyubiyah, Mamlukiyyah dan Utsmaniyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ada yang bisa dibantu?